Bacaan Niat Puasa Idul Adha Beserta Artinya

Selasa, April 19th 2016. | Berita Islam

Ayo Perbayak Amalan Sunnah dengan Niat Puasa Idul Adha sebelum Hari Raya Qurban. Menjelang hari raya Idul Adha, berqurban merupakan suatu hal yang menjadi salah satu ladang amal bagi umat muslim yang memiliki rezeki lebih untuk menyembelih hewan qurban. Menyembelih hewan qurban setelah melaksanakan ibadah shalat Idul Adha telah menjadi agenda wajib bagi umat muslim. Bagaimana dengan niat puasa Idul Adha? Yang juga menjadi ladang amal yang dapat dilakukan sebelum lebaran Idul Adha tiba. Banyak dari kita yang tidak mengetahui ada suatu amalan sunnah yang dapat kita lakukan di hari- hari bulan Dzulhijah sebelum datangnya lebaran Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah. Wah, sayang sekali bukan? Dengan melaksanakan puasa terlebih dahulu tentu saja kita dapat melengkapi rangkaian Hari Raya Idul Adha.

Diawali dengan niat puasa Idul Adha tentunya, lalu Shalat Idul Adha itu sendiri dan dilanjutkan dengan rangkaian penyembelihan hewan dan pembagian daging hewan Qurban. Melaksanakan serangkaian agenda di Idul Adha tersebut, tentu saja menjadikan kita sebagai manusia yang sangat bersyukur atas nikmat Allah.Belajar bisa saja melalui berbagai hal, termasuk lewat momen Idul Adha.

Kita sebagai umat muslim tentu saja ingin memperbanyak amalan kita guna mendekatkan diri kita dengan Allah. Seperti halnya niat puasa Idul Adha ini, apa keutamaannnya ? Dalam Hadist Riwayat Bukhari dipaparkan bahwa “Tak ada amal soleh yang dilakukan di hari – hari lain yang sangat disukai daripada hari – hari ini, yaitu sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah”. Nah, sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah? Bukannya puasa dalam menyambut Hari Raya Idul Adha hanya Puasa Arafah saja? Jawabannya, itu hanya salah satu dari hari lainnya kawan. Pada bulan ini, keutamaan puasa Dzulhijah berlaku mulai tanggal satu hingga 9 Dzulhijah.

Kalau seperti itu, tentu kita bertanya – tanya apakah niat puasa di tiap tanggal sama? Ayo simak niat puasa Idul Adha berikut untuk lebih jelasnya. Puasa Dzulhijah, dilaksanakan tanggal 1-7 niatnya :

 نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dhilhijati sunnatan lillaahi ta’aala

Artinya : “Saya niat puasa sunnah di bulan Dzulhijah karena Allah Ta’ala”.

Selain itu, ada pula puasa Tarwiyah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijah niatnya:

 نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumat tarwiyata sunnatan lillahi ta’aala

Artinya : “Saya niat puasa sunnah tarwiyah karena Allah Ta’ala”.

Kalau puasa yang terakhir ini yang biasanya dilakukan orang – orang sehari sebelum hari raya Idul Adha, puasa Arafah namanya. Niatnya:

 نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘arofata sunnatan lillahi ta’aala

Artinya : “Saya niat puasa sunnah arafah karena Allah Ta’ala”.

Menambah pengetahuan kita bukan? Alangkah baiknya dalam memperingati Hari Raya Idul Adha kita memperhatikan nilai – nilai yang terkandung dalam hari raya tersebut. Pelaksanaan rangkaian ibadah meski hukumnya tak wajib bagi kita tidak ada salahnya dilaksanakan untuk meningkatkan iman kita kepada Allah. Satu hal yang sering kita lupa, dengan puasa akan memberikan pelajaran moral bagi diri kita. Kita dapat merasakan bagaimana rasanya berjuang menahan rasa haus dan lapar dari terbitnya matahari hingga terbenamnya.

Baca Juga: Doa Niat Sholat Subuh dan Terjemahannya

Hal tersebut mengajarkan kita bagaimana orang – orang di luar sana yang berjuang mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan jasmani mereka. Sudahkah kita bersyukur ? Laksanakan ibadah sebagai wujud syukur kita kepada Allah. Jalankan perintah Allah. Yang wajib sudah terlaksana, saatnya ditambah dengan amalan – amalan sunah yang menambah pahala dalam gudang amal kita. Salah satunya dengan niat puasa idul adha ini. Dengan menjalankan rangkaiannya, dengan itu pula kita dapat merasakan makna berqurban yang sesungguhnya.

tags: , ,