Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha

Sabtu, Mei 7th 2016. | Berita Islam

Makna di Balik Bacaan Takbir _ Jika kita memasuki dua hari raya besar islam, yakni Idul Adha dan Idul Fitri tentu ada suasana yang selalu ada ketika menyambut dua hari besar tersebut, yaitu dikumandangkannya bacaan takbir. Bacaan takbir memang selalu dikumandangkan oleh seluruh umat muslim di dunia ketika akan memasuki dan telah memasuki dua hari lebaran tersebut. Kedua hari besar umat islam tersebut memang hari-hari yang dinanktikan umat muslim di seluruh dunia. Pada hari itu, seluruh umat muslim di sunah muakkadkan untuk menjalankan perintah shalat Ied di tempatnya masing-masing. Memang, dalam shalat Ied, hukumnya sunah.

Namun jika menjalankannya akan mendapatkan pahala yang hampir sama ketika melaksanakan shalat wajib. Selain itu kedua shalat Ied tersebut memiliki tujaun yang mulia, sepeti yang diriwayatkan dalam hadist. Baik shalat Idul fitr atau pun Idul Adha meemang sebaiknya jangan ditinggalkan. Kedua shalat Ied tersbut, dapat dilakukan sepanjang hari, dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Bacaan Lafadz Takbir Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha Lengkap Beserta Artinya, Berikut adalah Lafadz Takbir Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha Arab dan Indonesia/ Latin.

اللهُ اكبَر كَبيْرًا ,والحَمدُ للهِ كثِيرًا ,وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا. لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن, وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون, وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن, وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن. لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه, صَدَق ُوَعْدَه, وَنَصَرَ عبْدَه, وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه, لاالهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر, اللهُ اكبَرُ وَِللهِ الحَمْد

” Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukrataw wa ashiillaa. Laa ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahuddiin, walau karihal kaafiruun, walau karihal musyrikun, walau karihal munafiqun. Laa ilaaha illallaahu wahdah, shodaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wahazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.”

Artinya: “Allah maha besar dan juga sempurna kebesaran-Nya, Segala puji bagi-Nya dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada yang kami sembah selain kepada-Nya, Kami memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, musrik, dan munafiq membencinya. Tiada Tuhan selain Allah dengan ke-esaan-Nya. Dia Maha menepati janji. Dan menolong hamba-hamba-Nya, Memuliakan bala tentara-Nya dan menghancurkan musuh-musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah. Dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan Segala Puji hanya bagi Allah.”

Seperti yang dibahas sebelumnya, di hari raya lebaran tersebut, ada suasana yang sangat dirindukan oleh umat muslim, yakni dengan bacaan takbirnya. Bacaan takbir dalam dua hari lebaran tersebut memang memiliki sedikit perbedaan dalam waktu mengumandangkannya. Pertama, dalam hari raya Idul Fitri, umat muslim disunahkan untuk membeca bacaan takbir mulai dari terbenamnya matahari pada tanggal 30 Ramadhan hingga imam berdiri untuk memimpin shalat Ied pada tanggal 1 Syawal, hari dilaksanakannya Shalat Idul Fitir. Namun, dalam hari raya Idul Adha, ada perbedaan sedikit dari Idul Fitri. Dalam Shalat Idul Adha, umat muslim disunahkan untuk membaca takbir mulai dari waktu subuh, (setelah shalat subuh) hingga imam beridir untuk memimpin shalat pada tanggal 10 Zulhijah.

Seperti yang dituangkan dalam kitab Fathul Karib yang berbunyi ‘disunahkan untuk wnita dan para pria untuk membaca bacaan takbir di manasaja, dijalan, di pasar, atau pun di masjid mulai dari terbenanmnya matahari hingga waktu akan dimulainya shalat.” Selain itu, Rasulullah juga menganjurkan untuk menghiasi hari-hari raya Idul Fitri dan Idul Adha dengan membaca bacaan takbir di malam harinya hingga sesaat sebelum shalat dimulai.

Walaupun hukum bacaanya sunah, yang artinya tidak harus dilakukan, namun bacaan takbir ternyata memiliki manfaat yang luar biasa. Bacaan takbir, juga dapat sebagi media peleburan dosa bagi umat yang membacanya. Hal ini juga dituangkan dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang bunyinya adalah “ pebanyaklah membaca bacaan takbir pada malam hari Raya, baik Idul Fitri dan Idul Adha karena bacaan tersebut dapat meleburkan dosa. Dengan melihat manfaat dibalik bacaan takbir, tentunya kita dapat mengetahui mengapa Rasululah SAW sangat menganjurkan setiap umat muslim untuk membaca bacaan takbir ini.

Baca Juga: Tata Cara dan Niat Shalat Idul Adha

Dengan pembahasan ini, tentunya kita dapat mengetahui makna dibalik bacaan takbir. Dengan begitu, kualitas ibadah kita nantinya akan lebih baik, terutama dalam menyambut dua hari besar umat islam ini. Untuk bacaan takbir, semuanya sama, baik takbir di Idul Fitri maupun Idul Adha. Sebaiknya memang bacalah bacaan takbir pada waktu-waktu yang sudah ditentukan, dan juga tulus dari hati karena manfaat bacaan takbir yang dapat meleburkan dosa. Dan kami beritahukan bahwa dianjurkan ketika merayakan dua hari raya islam, segeralah menuju lapangan untuk membaca bacaan takbir, baik anak kecil hingga orang dewasa. Untuk wanita yang sedang berhalangan pun juga dianjurkan untuk keluar rumah dan ikut meramaikan walaupun tidak bisa shalat.

tags: , , ,