Beberapa Perbedaan Haji Dan Umrah Yang Harus Diketahui

Selasa, Februari 23rd 2016. | Berita Islam

Perbedaan Haji Dan Umrah _ Haji dan umroh jelas berbeda, walopun dalam pelaksanaanya hampir sama atau mirip tapi ada beberapa hal yang membedakan keduanya. Namun ada beberapa orang yang masih sulit untuk menjelaskan secara rinci perbedaan haji dan umroh. Sebagai seorang muslim kita harus tau bahwa haji adalah sesuatu yang di wajibkan bagi mereka yang sudah mampu untuk melaksanakannya, namun kita juga harus tau hal-hal dasar apa saja yang membedakan keduanya, walaupun haji dan umroh sama-sama dilaksanakan di Mekkah namun ada hal-hal dasar yang menonjol yang membedakan kedua ibadah ini, agar lebih jelas lagi berikut perbedaan mendasar antara ibadah haji dan umroh yang perlu kita ketahui bersama.

  • Waktu Pelaksanaannya

Walaupun ibadah haji dan umroh dilaksanakan di tempat yang sama yaitu Mekkah, namun tidak bisa dilekukan sewaktu-waktu atau asal-asalan saja, Ibadah haji hanya bisa dilaksanakan dibulan haji yaitu tanggal 9 hingga 13 Zulhijjah. Sehingga tidak boleh melakukan ibadah haji diluar waktu yang sudah ditentukan tersebut, jika melakukan diluar waktu tersebut maka ibadah hajinya dianggap tidak sah, dengan kata lain haji hanya bisa dilakukan setahun sekali saja. Sedangkan ibadah umroh bisa saja dilakukan sewaktu waktu selain waktu yang waktu yang di makruhkan yaitu Arofah 9 Dzulhijjah, hari Nahar 10 Dzulhijjah, dan hari Tasyrik yaitu pada tanggal 11,12,13 Dzulhijjah.

  • Manasik (Tata Cara Pelaksanaan)

Perbedaan antara haji dan umroh yang lainnya juga terdapat pada tata cara pelaksanaannya. Ibadah haji memiliki tata cara yangsedikit lebih banyak dari ibadah umroh, jadi secara tidak langsung orang yang sudah pernah melakukan ibadah haji sama saja pernah melakukan praktik atau melakukan kegiatan ibadah umroh, karena umroh memiliki rukun seperti niat, thawaf, sya’i,tahallul atau memotong rambut. Sedangkan untuk ibadah haji semua itu juga dilakukan namun ada tambahannya yaitu wukuf di Arafah, mabit (menginap) di Mudzalifah dan Mina, serta melempar jumroh.

  • Hukumnya

Perbedaan antara haji dan umroh yang ketiga adalah hukumnya, Pada dasarya haji memiliki hukum wajib bagi semua kaum muslim yang sudah mampu tentunya, karna ibadah haji juga memerlukan biaya. Tapi mampu yang dimaksud disini juga bukan hanya tentang materi ataupun biayanya, mampu disini meliputi beberapa hal, mampu dari segi materi ini juga bukan hanya soal biaya, tapi juga bagi keluarga yang ditinggalkan. Mampu dari segi fisik, karena ibadah haji juga memerlukan fisik yang sehat dan prima, dan juga mampu secara psikologis.

Pengertian tentang perbedaan antara haji dan umroh ini seharusnya menambah pengetahuan kita sehingga menambah ringan dan mudah dalam menjalankan ibadah haji dan umroh kita. Hal yang paling penting diantara kedua ibadah tersebut adalah bagaimana kita meluruskan niat untuk beribadah, bukan untuk belanja, berjalan-jalan atau berwisata, apalagi untuk sekedar pamer-pameran saja, karena niat kita akan menentukan kelanjutan dari ibadah kita.

Baca Juga: Syarat, Rukun dan Wajib dalam Ibadah Haji dan Umrah

Kegiatan seperti berbelaja sebaiknya dilakukan sekedarnya saja tidak perlu berlebihan. Predikaat atau julukan haji hanya bisa di berikan kepada orang yang telah atau sudah melaksanakan ibadah haji, sedangkan bagi yang melaksanakan ibadah umroh tidak bisa di panggil haji, namun dengan pengetahuan yang cukup kita tidak akan merasa kecil hati jika kita pulang dr tanah suci setelah beribadah umroh tetapi tidak di panggil haji, karena kita sudah paham segala sesuatunya, dan itu juga adalah salah satu perbedaan antara haji dan umroh yang cukup mendasar. Semoga informasi ini bisa menambah kekhusyuan ibadah anda semua.

tags: , ,