Inilah Senjata Canggih israel Milik Yahudi Laknatillah

Kamis, Januari 22nd 2015. | Internasional

Inilah Senjata Canggih israel Milik Yahudi LaknatillahIdzsn.com | Terlepas dari aspek politik dan juga kemanusiaan konflik di Palestina, ternyata negara yahudi Israel memiliki sistem persenjataan canggih yang me-narik untuk diperbincangkan. Yang ter mutakhir ialah ”Iron Dome” sistem deteksi dan juga penangkalan peluru kendali canggih yang dapat memusnahkan peluru kendali se-belum masuk menuju ke wilayah negara yahudi tersebut.  Sistem persenjataan tersebut berlainan dengan rudal Patriot yang harganya jauh lebih mahal dan juga sistem lebih kompleks. Tetapi tidak seluruh daerah permukiman Israel dapat dilindungi oleh Iron Dome.

Iron Dome dapat membangkitkan citra gelembung protektif di atas kota yang dapat mengindetifikasi posisi serangan rudal. Iron Dome jua dapat melaksanakan pencegatan di udara dan juga meledakkan rudal di atas kota tanpa menimbulkan korban jiwa. Perangkat Iron Dome dapat dengan gampang dibawa, sebab panjangnya cuma sepuluh meter dengan diameter sekitar 15 centimeter dengan berat 90 kilogram. Perangkat ini membawa hulu ledak tinggi dengan jangkauan 4-70 kilometer.

Negara Yahudi Israel memang negara yang sering membunuh warga sipil palestina sebab tentara israel banyak yang takut dengan pejuang Hamas. Negara Yahudi Israel senantiasa berada dalam ancaman memperoleh serangan dari negara-negara yang lain akibat dari tentara yahudi tersebut sering membunuh warga dan anak-anak palestina. Untuk mengatasi ancaman tersebut, militer Israel, Israel Defence Forces, lalu mengembangkan beragam peralatan canggih untuk mempertahankan negaranya. Beberapa bagian perlatan tersebut dikembangkan dengan bantuan sekutunya, seperti Amerika Serikat ataupun Inggris.

1. Iron Dome

Iron Dome

Iron Dome, sering jua disebut kubah pelindung bagi negara yahudi tersebut, adalah satu buah sistem pertahanan udara milik yahudi Israel yang dikembangkan oleh perusahaan Rafael Advanced Defense Systems. Iron Dome dirancang untuk menghadang serangan roket Pejuang hamas yang mengarah menuju ke Israel sehingga tidak sampai mengenai sasaran. Rudal Iron Dome diperkirakan dapat menghancurkan roket musuh hingga jarak 70 kilometer dari sasaran. Jet tempur musuh yang memasuki wilayah Israel diklaim jua akan ditembak jatuh oleh Iron Dome yahudi tersebut.

Sistem ini adalah salah 1 sistem pertahanan ter vital bagi negara yahudi tersebut, sebab negara mereka sering kali memperoleh serangan roket dari pejuang Al-Qassam. Semenjak dioperasikan pada tahun 2011, Iron Dome diklaim mampu melumpuhkan hingga 90% dari seluruh roket yang ditujukan menuju ke wilayah padat penduduk negara yahudi itu. Sedikitnya korban di Israel akibat serangan roket memperlihatkan bahwa memang Iron Dome adalah pelindung misil ter efektif dan juga ter teruji di dunia pada saat ini, ungkap Mark Thompson, wartawan dan juga pengamat teknologi militer.

2. Satelit Ofeq

Satelit Ofeq

Satelit Ofeq adalah satelit mata-mata negara yahudi Israel yang diciptakan oleh Israel Aerospace Industries (IAI) yang generasi pertamanya diluncurkan pada tahun 1988. Satelit ini kini telah memasuki generasi menuju ke sepuluh yang mengangkasa pada 9 Bulan april 2014 lalu. Satelit Ofeq sepuluh memang sangat membantu militer yahudi Israel sebab mampu mengobservasi bumi dan juga merekam gambar resolusi tinggi di daratan. Satelit ini lebih-lagi dirancang untuk dapat bekerja siang dan juga petang beserta dalam beragam kondisi cuaca.

Israel tidak pernah dengan cara jelas memberitahukan kemampuan dari satelit yang harganya diperkirakan mencapai USD 300 juta ini. Namun satelit ini diperkirakan memegang peranan urgen dalam memata-matai gerak-gerik musuh. Satelit Ofeq sepuluh hendak mempertinggi kapabilitas intelijen negara yahudi Israel dan juga memungkinkan penanganan ancaman dari dekat maupun jauh dengan sebaiknya, dan juga mampu dioperasikan tiap jam di segala cuaca,  klaim Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon.

3. Elbit Hermes 900

Elbit Hermes 900

Elbit Hermes 900 adalah salah 1 drone ataupun pesawat terbang tidak berawak yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi negara yahudi israel, Elbit Systems. Drone yang dengan cara efektif beroperasi semenjak Bulan desember 2009 ini didesain untuk melaksanakan misi mata-mata dan juga telekomunikasi jarak jauh beserta mampu terbang hingga ketinggian maksimal 30 ribu kaki.

Sebab kecanggihannya banyak negara yang lain yang tertarik menggunakan drone milik Israel ini. Salah 1nya adalah Brasil yang belum lama ini memesan 900 unit perangkat canggih tersebut untuk kepentingan keamanan Piala Dunia 2014. Sejumlah negara yang lain tercatat menggunakan Elbit Hermes 900 ialah Swiss, Chile, Kolombia dan juga Meksiko.

4. Tank Merkava

Tank Merkava

Tank Merkava adalah tank utama yang digunakan tentara yahudi Israel dan juga dibuat oleh IDF Ordbabce Corps. Tank Merkava telah dikembangkan semenjak tahun 1973 dan juga mulai beroperasi pada tahun 1979. Dia kesatu kali digunakan dengan cara intensif dalam perang Lebanon di tahun 1982. Tank ini didesain dengan cara khusus sehingga mampu diperbaki dengan cara cepat kalau mengalami kerusakan. Selain tersebut mesin penggerak tank ini berada di bagian depan sehingga mampu melindungi pengemudinya dengan sebaiknya.

Tank yang tiap unitnya diperkirakan bernilai sekitar USD 6 juta ini telah terlibat dalam lumayan banyak perang dan juga men-jadi bagian urgen dalam agresi Israel. Dalam Beberapa peperangan, tank ini mampu mengungguli tank-tank dari negara-negara yang lain. Tank ini lebih-lagi lumayan kebal ketika diserang dengan senjata anti tank.

5. Guardium

Guardium

Pihak militer Israel amat peduli terhadap keselamatan tentaranya. Untuk mengurangi angka kematian tentara mereka lalu mengembangkan robot untuk digunakan dalam militer. Salah 1nya adalah Guardium. Guardium adalah robot yang didesain seperti mobil dengan empat buah roda. Selain digunakan untuk patroli menjaga keamanan, robot ini jua mampu membawa perlengkapan seberat 300 kilogram. Robot ini dikendalikan dengan cara jarak jauh dengan menggunakan joystick dan juga dapat digerakkan dengan cara otonom melalui rute patroli yang telah dipetakan.

Guardium dibekali kamera yang dapat bergerak menuju ke segala arah (360 derajat), sensor untuk menatap di petang hari, beserta perlengkapan perang seperti senapan mesin dan juga granat. Hebatnya lagi, robot ini jua memahami rambu-rambu lalu lintas dan juga persimpangan jalan, beserta mampu mendeteksi ancaman bom di tepi jalan. Lebih-lagi kalau menatap ada ancaman, robot ini dapat mengirim signal siap siaga ke-pada operator.

Sekarang Ini Memang Pemerintah Negara Yahudi Israel enggan untuk mengesahkan ataupun menyangkal dengan cara resmi bahwa memang Israel mempunyai program senjata nuklir, dan juga tidak menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons – NPT). Di tahun 1998, mantan Perdana Menteri Israel Shimon Peres mengakui dengan cara terbuka bahawa Israel “membangun pilihan nuklir, bukannya untuk Hiroshima namun untuk Oslo. ”Pilihan nuklir” dapat merujuk ke-pada senjata nuklir ataupun reaktor nuklir di Dimona, yang dikatakan oleh pihak Israel untuk penyelidikan ilmiah.

Walaupun terdapat banyak spekulasi se-belum pengungkapan Vanunu mengenai Dimona menciptakan senjata nuklir, maklumat Vanunu memperlihatkan bahwa memang Israel jua menciptakan senjata termonuklir. Menurut Inisiatif Ancaman Nuklir (Nuclear Threat Initiative), berlandaskan maklumat Vanunu, Israel mempunyai anggaran 100–200 peranti bahan ledakan nuklir dan juga sistem pengangkut peluru kendali Jericho. Laporan Kantor Pertahanan Amerika Serikat yang diterbitkan pada 2004 meletakkan jumlah senjata pada 82. Perbedaan bisa jadi terletak kepada jumlah bahan yang dimiliki Israel berbanding jumlah senjata yang siap.

Lihat Juga: Kapal Induk Terbesar dan Tercanggih di Dunia