Kecanggihan Kapal Selam U 214 Jerman

Kamis, Januari 22nd 2015. | Internasional

Kecanggihan Kapal Selam U 214 JermanIdzsn.com | Mengenal Lebih dekat Kapal Selam U-214, dalam pertemuan ke-2 delegasi pengadaan Kapal Selam untuk TNI AL jua dibahas Kapal selam tipe 214 adalah salah 1 kapal selam konvensional yang terlaris di dunia, dan juga Indonesia mempertimbangkan untuk memilikinya. Negara – Negara Yang Mengoperasikan Kapal selam tipe 214 adalah Seoul, Korea Selatan. Republik of Korean Navy telah memesan sembilan kapal selam Tipe 214, yang diberi nama selaku kelas Son Won-Il, yang hendak dibangun di Korea oleh Galangan kapal Hyundai Heavy Industries dan juga Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME).

Kapal Selam U 214

Tiga kapal selam Pertama telah beroperasi semenjak 2007, dan juga enam kapal selam selanjutnya hendak dibuat mulai tahun 2012. Son Won-Il jua dilengkapi Radar yang sama dengan Papanikolis yaitu SPHINX-D Radar System buatan Thales Defence Deutschland GmbH dan juga mampu membawa makanan, air bersih dan juga bahan bakar untuk 84 hari operasi. Kapal Selam Ke-1 ke-2 ke-3 dan juga ke-5 dibuat di Galangan Kapal Hyundai dan juga rencananya untuk kapal selam ke-4 dan juga menuju yang ke-6 dibuat di Galangan kapal DSME.

Pada bulan maret tahun 2008, Media terpopuler di Korea, Chosun Daily, melaporkan bahwa memang jenis kapal selam ke-1 tipe 214 (Son Won Il) yang telah diserahkan ke-pada Angkatan Laut Republik Korea kepada Bulan desember 2007 memiliki sejumlah problem urgen berkaitan dengan tingkat kebisingan (Noise Level) yang berlebihan. Namun problem tersebut diklaim oleh pihak angkatan laut dapat diselesaikan dengan baik oleh galangan kapal Hyundai, HDW dan juga pihak angkatan Laut Korea.

Kapal Selam U 214

Problem tersebut menurut salah 1 perwira kapal selam AL ( angkatan Laut ) Korea berada kepada sistem kemudi horisontal belakang dan juga propeler. Keseimbangan kapal terutama ketika berada di permukaan jua mengalami problem (diidentifikasi problem yang sama terjadi kepada kapal selam Yunani; Papanikolis). Untuk fasilitas pangkalan pihak HDW jua menyediakan untuk pengisian H2 untuk Sistem AIP di pangkalan angkatan laut di Jinhae, namun ketika pengisian diharapkan temperatur air laut tidak lebih dari 32°C.

Baca Juga: Kapal Induk Tercanggih Buatan Jepang

tags: