Legenda dan Novel 7 Manusia Harimau

Jumat, Mei 1st 2015. | Entertaiment

Legenda dan Novel 7 Manusia Harimau | Tujuh Manusia Harimau ialah satu buah novel karya Motinggo Boesje yang diterbitkan pada tahun 1980 silam. Serial novel ini terdiri dari sepuluh jilid.

Gumara Yang datang menuju ke Desa Kumayan untuk men-jadi guru, di samping mencari ayah kandungnya. Semenjak kedatangannya di hari pertama, dia telah menghadapi hal2 aneh. Lebih-lagi kunjungannya menuju ke Lebai Karat membikin Gumara menghadapi harimau jadian. Lalu datanglah Harwati, putri Lebai Karat yang sempat melerai. Tanpa disadari, Gumara memiliki kesaktian yang sama. Harwati jatuh cinta kepada Gumara. Begitu jua muridnya yang terpandai, Pita Loka.

Lalu diketahui bahwa memang Gumara ialah anak haram Lebai Karat. Gumara mau menguji kesaktian harimau jadian. Enam harimau jadian lainnya tersinggung. Lima dari harimau jadian tersebut lalu menyerang Gumara yang dibela ayahnya, Lebai Karat.

Novel 7 Manusia Harimau

“”Seluruhnya diluar dugaan manusia banyak, Ki Putih Kelabu mengirimkan ajakan
ke-pada sejumlah manusia yang disegani di Kumayan. Manusia mengira, ajakan tersebut
adalah pemberitahuan pertunangan Ki Pita Loka dengan Guru Gumara””.

Nyatanya cuma satu buah ajakan syukuran belaka. Guru Gumara jua diundang,
dan juga dia datang mengenakan kemeja putih, jua terjadi perihal di luar dugaan,
sebab Ki Putih Kelabu yang dikenal pendiam tersebut ternyata pandai berpidato.

“”Saya dengan segala kerendahan hati ingm mengingatkan lagi ke-pada kamu,
bahwa memang keluarga kita mewaris sifat pemaaf”. Tidak berdendam dan juga tidak
menyenangi permusuhan. Kita telah berusaha meghindari segala pertikaian
dengan siapapun. Sebab usaha tersebut, anak kita Pita Loka harus menelan
penderitaan kebutaan sebelah matanya yang tidak dapat dipersalahkan ke-pada
satu orang pun. Saya ulangi, kita tidak menyalahkan siapa – siapa. Sebab
tersebut siapapun yang menganggap dirinya bersalah, harap lupakan seluruh
peristiwa sebab tidak satupun peristiwa yang berdiri sendiri””.

Yuk kita belajar dari dalam semesta, di mana satu perpindahan bintang hanyalah
sebab me-ngikuti aturan kemestian sedari awal peristiwa. Gunung yang meletus
tidak berdaya menolak takdir, lalu lahar dingin seolah menganggu tanah
pertanian. Tetapi ini seluruh men-jadi modal kesuburan anak cucu di lalu
hari, yang mewarisi kesuburan tanah.

“”Jadi, gunung yang meletus lahar yang mengalir, hanyalah tunduk dengan
aturan alam semesta. Yang senantiasa bandel tersebut, hanyalah kita manusia.
Tetapi tentu ada manusia yang selamat sebab ikut dalam aturan semesta. Maka,
barang2 siapa yang mencari dan juga memperoleh Sufia, dialah yang selamat dan juga
kebal atas keruntuhan,.. “”

Ki Putih Kelabu rupanya telah mengakhiri pidatonya. Guru Gumara men-coba
memahami kalimat terakhir guru yang rendah hati tersebut.
Apa itu Sufia?
Setiba di rumah, Gumara membongkar kembali Kitab Tujuh. Dia mem-baca seluruh
huruf gundul di Kitab tersebut. Namun dia tidak menemukan ucapan Sufia.

“”Gumara yakin bahwa itu sejenis ilmu. Bukanlah kitab. Dicobanya merenungi kembali
ucapan Guru Putih Kelabu diakhir pidatonya: “Maka, barang2 siapa yang
mencari dan juga memperoleh Sufia, dialah yang selamat dan juga kebal atas
keruntuhan”.
Kalau Gumara membongkarnya dalam lembaran Kitab Tujuh, maka Pita Loka
menanyakan hal tersebut ke-pada sang Ayah.
“Apa itu Sufia, ayah? ” tanyanya.”” Bersambung ?????

Legenda 7 Manusia Harimau

Cerita mitos Legenda tujuh manusia harimau versi sinetron, mitos manusia harimau bukanlah perihal yang baru bagi masyarakat indonesia terutama di pulau sumatra. Dan juga kini legenda mitos manusia harimau tersebut di fisualkan dalam bentuk sinetron. Gumara yaitu seseorang guru yang minta menuju ke dinas untuk dipindahkan menuju ke suatu desa di Bengkulu. Waktu di Kecamatan Kayu Lima, dia rasakan hawa beserta alam yang pas dengan habitatnya. Menurut neneknya, tersebut yaitu area lahir ayahnya yang bernama Peto Alam. Sebab terancam, ibu beserta neneknya membawanya lari dari Desa Kumayan yang disebut suatu desa di Kecamatan Kayu Lima yang senantiasa diliputi kabut, kabut pegunungan yang sekaligus kabut misteri yang sulit di terima logika. Masyarakat desa tetangga Kumayan berikan julukan yang amatlah menyeramkan untuk desa tersebut, yaitu ” gudang pengetahuan hitam “. Disana bersemayam sejumlah manusia yang mempunyai pengetahuan harimau yang sesungguhnya untuk melindungi kebun kopi mereka yang luas dari problem pencuri yang takut bila lihat harimau. Bapak beserta ibunya yaitu keturunan ketiga manusia harimau, beserta dia ialah keturunan ke empat. Dia berasumsi tersebut cuma mitos belaka.

Sesampai bus yang mengantarnya, sekitar lingkungan telah sepi. Di waktu tengah berjalan-jalan, dia didapati Yunus yang mengendarai sepeda motor. Yunus ialah pesuruh sekolah tempatnya bakal bertugas, beserta mengantarnya menuju ke rumah dinas. Belum lama sesampainya dirumah dinasnya, dia menanya rumah Lebai Karat kepada Yunus. Dari pesuruh sekolah tersebut, dia mendapat info perihal Desa Kumayan. Ketika itu, satu orang menguping dari balik jendela rumah.

Tidak terlampau lama sesudah Yunus berangkat, mendadak dia mendengar nada harimau beserta lihat seekor harimau yang gede menyelusup masuk menuju semak-semak di samping rumah dinasnya. Peristiwa tersebut membuat-nya penasaran, diambilnya senter beserta dia keluar rumah. Beberapa bagian cobaan dia jumpai dalam perjalanan, dari seseorang gadis yang meminta pertolongan, hingga pertemuannya dengan Humbalang yang jua nyatanya keturunan manusia harimau. Nyatanya Lebai Karat tidak suka kepada hadirnya dianya, lebih-lagi jua pernah bakal menyerangnya. Untungnya anak gadis Lebai Karat yang bernama Karina lekas mengingatkan Lebai Karat. Gumara lekas pulang dengan perasaan kaget beserta sedikit takut.

Banyak sejumlah perihal baru yang Gumara jumpai di lingkungan barunya, dari mulai problem di rumahnya, lebih-lagi jua dia jua pernah mesti masuk penjara lantaran dituduh membunuh, terkena teluh, hingga jadi kepedulian sejumlah keturunan manusia harimau yang lainnya seperti Lebai Karat, Putih Kelabu, Rajo Langit, beserta Humbalang. Mereka mulai mencurigai bahwa memang Gumara yaitu manusia harimau ketujuh yang hingga kini mereka tunggulah untuk menyempurnakan grup mereka. Gerak-gerik Gumara amatlah di perhatikan, lantaran bila dia menampik grup tersebut jadi nyawanya dapat terancam. Bukanlah sekedar tersebut, Gumara jua mesti dihadapkan kepada dua gadis cuantik, Karina beserta Pita Loka. Mereka keturunan manusia harimau, jadi keduanya mempunyai kesaktian beserta pandai. Mereka ber-2 jua bersekolah ditempat Gumara mengajar.

Gumara ikut beserta lebih dalam di lingkungan Kumayan. Awalannya dia cuma mau jadi guru yang mengajar fisika beserta matematika dan juga me-ngetahui histori hidup silsilah keluarganya, namun nyatanya kemunculannya di Desa Kumayan menyebabkan ketegangan yang berkepanjangan.

Baca Juga: Biodata Foto Ranti Maria

tags: