Mobil Terbang Canggih di Masa Depan

Jumat, Maret 20th 2015. | Otomotif

Mobil Terbang Canggih di Masa Depan | Fenomena mobil terbang memang sudah sejak lama ramai dibicarakan, hanya saja sampai saat ini mobil ini masih belum diproduksi. Banyak rancangan yang dikembangkan untuk menciptakan sebuah mobil yang canggih yang bisa melaju di udara. Ada salah satu rancangan mobil canggih yang mampu mengudara ini bernama AeroMobil 3.0, pasalnya mobil ini hampir selesai dirancang. Mobil yang katanya mampu terbang ini banyak ditunggu-tunggu masyarakat agar bisa dipasarkan segera. Berdasarkan bentuknya sendiri, mobil yang dinamakan AeroMobil 3.0 ini terlihat seperti layaknya mobil minimalis, saat kondisi biasa diletakkan di darat.

Sementara, saat AeroMobil 3.0 diterbangkan, maka bagian sayap membuka layaknya pesawat seperti pada umumnya. Berbentuk mobil terbang layaknya pesawat, AeroMobil 3.0 bisa diterbangkan hingga kecepatan mencapai 124 mph, jika dikonversikan ke dalam satuan km mencapai 199,56 km/h. Sementara itu jika dalam mobil biasa, maka kecepatan mobil dapat mencapai sekitar 100 mph, atau 160,93 km/h. Selain itu, flying car yang satu ini pula dilengkapi oleh perlengkapan lainnya, layaknya pesawat terbang biasa seperti autopilot dan juga parasut. Adapun mobil masa depan yang amat canggih ini adalah karya dari Stefan Klein, yakni seorang insinyur yang merancang mobil ini di Slovakia.

Hanya saja mobil terbang canggih ini masih dapat dijalankan di jalanan yang sepi, seperti daerah-daerah pinggiran yang tak dilalui oleh banyak kendaraan. Hal ini dikarenakan, mobil ini memiliki model sayap yang begitu lebar saat terbuka sehingga membutuhkan banyak ruang untuk bagian kanan dan kirinya. Berbeda halnya jika ada perkembangan teknologi pada pembuatan mobil yang canggih ini di kemudian hari, misalnya saja dengan membuatnya seperti pesawat layaknya helikopter dengan bentuk lebih ringkas dan bagian baling-baling tak begitu lebar.

AeroMobil 3.0

Mobil Terbang Canggih di Masa Depan

Mobil Terbang Canggih

Tak hanya AeroMobil 3.0 saja yang handal sebagai mobil yang bisa terbang, produksi mobil terbang lainnya adalah Transition yang diproduksi di Amerika Serikat. Mobil tipe flying car ini memiliki bentuk seperti setengah sedan dengan kepala pesawat yang separuhnya lagi seperti jet. Layaknya mobil pada umumnya, flying car ini memiliki 4 roda, hanya saja ukuran roda tersebut lebih kecil daripada roda mobil biasanya. Sebagai tambahannya, mobil ini memiliki 2 sayap yang dapat dilipat. Ketika dilakukan uji coba, flying car ini dapat terbang hingga 8 menit dengan ketinggian 470 meter atau 1400 kaki. Akan tetapi, untuk mobil komersial sendiri flying car ini bisa terbang sampai ketinggian 12.000 meter atau 35.0009 kaki dengan jarah hingga 500 km.

Mobil terbang memang masih belum benar-benar diproduksi untuk bisa dipasarkan ke masyarakat. Mobil dengan sayap di kedua sisinya dibuat lebih handal dibanding mobil biasa. Mobil terbang yang dinamakan Transition ini bisa menampung 4 orang penumpang. Flying car ini memerlukan landasan pacu kira-kira 100 meter agar bisa lepas landas. Meskipun bentuknya hanya seperti sebuah mobil bersayap biasa, akan tetapi harganya tentu tidak sebanding dengan mobil pada umumnya. Di mana, Transition dibanderol dengan harga US $ 300 ribu dengan kata lain sekitar 3 milyar rupiah.

Lihat Juga: Harga Mobil Bekas Suzuki

Bagi Anda yang ingin memiliki mobil ini tentu tak hanya membutuhkan modal uang saja, melainkan juga membutuhkan kehandalan dalam mengendarai atau menyetir flying car ini. Bahkan, pengemudi mobil-mobil yang bisa terbang ini wajib memiliki pengalaman minimal 20 jam terbang. Namun apabila Anda menginginkan sebuah flying car dengan tidak memerlukan landasan pacu, pasalnya Terrafugia juga hendak membuat mobil terbang dengan seri TF-X. Flying car ini mampu lepas landas secara vertikal layaknya helikopter. Melalui mobil inilah, maka Anda dapat langsung mengangkasa dan bisa terhindar dari kemacetan!

tags: ,