Niat Shalat Hari Raya Idul Fitri Beserta Artinya

Selasa, April 26th 2016. | Berita Islam

Niat Shalat Hari Raya Idul Fitri _ Momen Ramadhan dan momen Idul Fitri yang didahului dengan niat shalat idul fitri, momen yang ditunggu – tunggu segala kalangan. Mulai dari kalangan anak hingga dewasa. Euphoria menyambut kehadiran bulan ini sangat terasa. Mulai dari antusias membersihkan masjid untuk ibadah shalat tarawih, hingga mempersiapkan aneka jajanan untuk dijajakan saat menjelang berbuka puasa. Berbagai tradisi pun dilaksanakan guna menyambut bulan suci Ramadhan, seperti ritual mandi bersama disungai atau dilaut yang katanya bertujuan untuk membersihkan segala dosa dalam diri.

Bulan Ramadhan cenderung diisi umat muslim dengan ibadah – ibadah dan kegiatan yang bermanfaat. Seperti yang telah kita ketahui, bahwa di bulan inilah pahala kita sebagai umat muslim akan dilipatgandakan. Umat muslim pun berlomba – lomba dalam berbuat kebaikan di bulan penuh keberkahan ini. 30 hari menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, umat muslim menyambut hari kemenangan dengan merayakan ibadah shalat Idul Fitri. Hal ini yang ditunggu – tunggu umat muslim.

Selain menjadi ajang perayaan kemenangan umat muslim setelah berpuasa sebulan penuh, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi umat muslim. Di momen inilah sanak saudara bisa saling bertemu dan melepas rindu. Ada agenda khusus yang dilaksanakan seluruh umat muslim di dunia. Pagi hari saat lebaran idul fitri tiba, umat muslim melaksanakan ibadah shalat sunnah, yakni shalat Idul Fitri. Sebelum melaksanakannya, tentu saja diawali dengan niat shalat Idul Fitri. Fenomena yang seringkali terjadi, dikarenakan shalat ini dilaksanakan hanya satu tahun sekali, maka beberapa orang ada yang tidak mengetahui niat shalat idul fitri ini. Apalagi mengingat shalat ini dilaksanakan secara berjamaah, maka ada beberapa yang bahkan hanya mengikuti gerakan pada umumnya saja.

Nah, sebenarnya niat shalat sunnah idul fitri sendiri tidak jauh berbeda dengan niat shalat wajib yang kita laksanakan 5 kali dengan total 17 rakaat per harinya. Untuk lebih jelasnya penulis paparkan niat shalat idul fitri sehingga kita tidak hanya mengikuti gerakan saja saat shalat, namun juga mengetahui maknanya.

Niat Sholat Sunah Idul Fitri sebagai Imam:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA ‘IIDHIL FITHRI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA’AALA

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala

Niat Sholat Sunah Hari Raya Idul Fitri sebagai Ma’mum:

اُصَلِّى سُنُّةً  عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA ‘IIDHIL FITHRI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala

Tentu saja dalam menjalankan shalat idul fitri terdapat perbedaan dalam pelaksanaannya. Perbedaannya terletak pada jumlah takbir dalam shalat idul fitri ini. Maka dari itu, kita perlu mempelajarinya karena segala sesuatu dalam Islam memang bermanfaat bagi diri kita. Sekedar informasi tambahan, sholat idul fitri ini hukumnya sunah muakad. Apa itu sunnah muakad ? Dalam sunnah muakad suatu ibadah jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, dan apabila ditinggalkan tidak akan mendapat dosa. Jika begitu, tentu ada yang berpikiran bahwa karena tidak mendapatkan dosa kalau ditinggalkan, maka sholat idul fitri tak perlu dilaksanakan. Tidak seperti itu jawabannya, meskipun sholat idul fitri bersifat sunnah, namun penting bagi kita umat muslim dalam menjalankannya. Sehingga tidak dianjurkan bagi umat muslim untuk meninggalkannya.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Idul Adha Arab Latin Lengkap

Fenomena yang sering terjadi di negeri kita, adanya perbedaan dalam penetapan jatuhnya 1 Syawal yang bertepatan dengan idul fitri. Perbedaan tersebut menimbulkan perbedaan pula dalam hari pelaksanaan shalat idul fitri ini. Di Indonesia sendiri terdapat dua organisasi besar yang seringkali keduanya menetapkan tanggal yang berbeda dalam pelaksanaan shalat idul fitri. Perbedaan yang sering kali terjadi tidak menjadikan kita sesama umat muslim menjadi terpecah belah. Justru dengan hadirnya perbedaanlah kita dapat saling menghargai. Meski begitu, umat muslim tetap menghargai dan hidup rukun menghargai satu sama lain. Persamaan niat shalat idul fitri dan tata cara pelaksanaannya menjadi pokok pelaksanaan ibadah shalat tersebut. Semoga saja penulisan artikel dengan titik tekan pada niat shalat idul fitri ini dapat kita ambil pelajarannya.

tags: , ,