Panduan Sholat Witir Yang Benar

Kamis, September 8th 2016. | Berita Islam

Sholat witir adalah salah satu sholat sunnah yang bisa dilakukan setelah sholat isya’ sampai waktunya sholat subuh. Sholat satu ini memiliki rakaat yang ganjil. Mulai dari 1, 3, 5, 7 dan 11 dalam semalam. Sholat ini hukumnya sunnah muakkad. Untuk cara melakukannya tidak dianjurkan dengan jamaah kecuali ketika bulan ramadhan. Witir bisa dilakukan setelah isya’ karena dikhawatirkan tidak bisa bangun di malam hari. Ketika bangun di malam hari dianjurkan sholat lainnya dahulu lalu ditutup dengan menggunakan witir 3 reakat minimal yang paling baik.

Untuk witir sendiri bisa dilakukan paling sedikit 1 rekaat dan paling banyak 11 rekaat dalam satu kali satu malam. Sesuai dengan hadist nabi muhammad bahwa sholat witir hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu malam. Memang jumlah paling sedikit 1 rekaat namun diutamakan 3 rekaat. Caranya mudah dua rekaat di akhir dengan salam dan satu rekaat diakhiri dengan salam. Adapun untuk jumlah paling banyak dari witir sendiri masih banyak perbedaan pendapat. Ada yang mengatakan 13 rekaat dan ada yang mengatakan 11 rekaat. Namun sebagaian besar para ulama menyepakati paling banyak witir adalah 11 rekaat.

Untuk tata cara pelaksanaan sholat witir sendiri itu sama persis dengan jenis sholat sunnah pada umumnya. Baik dari sholat tahajjud atau sholat dhuha. Untuk langkah-langkah melaksanakan sholat ganjil atau witir ini adalah sebagai berikut:

  • Niat

Untuk niat witir adalah “Ushalli sunnatal witri rok’ataini lillahi ta’ala.” Untuk niat sendiri diucapkan dalam hati dan bersamaan dengan takbirotul ihram yaitu Allahu Akbar. Itu niat sholat witir yang dua rakaat. Sedangkan untuk witir yang satu rekaat niatnya adalah Usholli sunnatal witri rak’atan lillahi ta’ala.” Apabila nanti sholatnya dilakukan berjamaah maka di akhir bisa ditambah makmuman ketika menjadi makmum dan imaman ketika menjadi imam.

Setelah membaca surat al-fatihah dianjurkan untuk dilanjutkan membaca surat pendek yang ada di al-qur’an. Untuk rekaat pertama bisa membawa sirat al-a’la. Sedangkan untuk rekaat kedua bisa membaca surat al-kafirun.

Lalu berdiri lagi untuk melaksanakan 1 rekaat witir yang mana setelah membaca surat al-fatihah dilanjutkan dengan membaca surat al-mu’awwidzatain yaitu surat al-iklash, al-falaq dan an-nas.

  • Berdoa

Untuk doanya ini bisa menggunakan doa yang pernah dilaksanakan oleh rosul nabi muhammad saw. Terkaitnya doa yang ada di witir ini banyak pendapat para ulama dengan berbagai macam doa. Namun semuanya kembali pada setiap individu yang mengerjakan witir itu sendiri untuk lafadh doa yang nantinya dipanjatkan. Apabila tidak hafal doa witir bisa membacanya di buku atau kitab atau bisa menggunakan doa yang sehari-hari dipakai. Untuk doa sebaiknya harus khusyuk dan tawadlu supaya nanti setiap doa yang dipanjatkan memberikan satu kemantapan dan mudah untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Amin.

Baca Juga: Tata Cara Mengerjakan Shalat Tarawih Terlengkap

Itulah beberapa ulasan singkat mengenai witir yang bisa dikerjakan di malam hari setelah sholat isya’. Perlu diingat lagi bahwa sholat witir adalah sholat sunnah yang rekaatnya ganjil dan dianjurkan 3 rekaat paling sedikit. Alangkah baiknya sholat witir dilaksanakan ketika melaksanakan sholat sepertiga malam supaya nanti memberikan keberkahan tersendiri bagi yang menjalaninya. Namun jika khawatir bisa langsung dikerjakan setelah sholat isya’. Semoga dengan adanya informasi ini memberikan meningkatnya taqwa kita kepada Allah SWT. Semoga informasi ini bermanfaat bagi seluruh umat islam yang ada di dunia.

tags: , ,