Pengertian Demokrasi Serta Prinsip dan Jenisnya

Kamis, September 17th 2015. | Nasional

Pengertian Demokrasi Serta Prinsip dan Jenisnya | Tahun 2014 lalu kita telah melaksanakan pesta demokrasi termegah di Indonesia yang diadakan tiap 5 tahun sekali. Karena ada kata “pesta” di dalamnya, pesta demokrasi tahun lalu berlangsung meriah. Tidak ada kembang api yang diluncurkan ke langit, yang ada hanyalah suara para politisi yang berusaha menggalang suara dan simpatik massa melalui megaphone saat kampanye. Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan beberapa peristiwa tersebut karena hal ini terjadi setiap ada pemilihan umum. Tapi, apakah Anda tahu apa yang dimaksud dengan demokrasi? Apakah Anda sudah tahu mengenai pengertian demokrasi? Pengertian demokrasi ada bermacam-macam, tergantung dari jenis demokrasi yang diterapkan di suatu negara. Penting sekali bagi warga negara untuk mengetahui apa itu demokrasi.

Kalau Anda belum mengetahuinya, Anda tidak perlu risau. Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang hal itu agar Anda bisa lebih memahami demokrasi yang sesungguhnya. Kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani “demokratia” yang merupakan gabungan dari kata “demos” yang bermakna rakyat dan “kratein” yang bermakna kekuasaan atau pemerintah. Maka, secara harfiah, demokratia artinya kekuasaan rakyat atau pemerintahan rakyat. Dengan demikian, kita bisa menarik benang merah. Singkatnya, pengertian demokrasi adalah system pemerintahan yang di dalamnya rakyat terlibat secara aktif dalam system pemerintahan suatu negara.

Dalam demokrasi, ada istilah trias politika yang menjadi pilar bagi demokrasi. Dalam trias politica, pemerintahan negara dibagi menjadi tiga bagian, diantaranya eksekutif, yudikatif dan legislatif. Ketiga lembaga negara ini berada dalam posisi yang sejajar dan saling mengisi satu sama lain. Tiap lembaga mempunyai peran dan fungsi yang berbeda. Pembagian tugas ini agar pemerintahan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih. Dalam prakteknya, setiap lembaga negara dapat mengontrol serta mengawasi satu sama lain. Dengan langkah yang seperti ini, maka pengertian demokrasi bisa diterapkan dalam negara.

Selain pengertian demokrasi, ada juga prinsip demokrasi yang perlu Anda ketahui. Pertama, adalah adanya jaminan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Setiap orang yang ada dalam sebuah negara wajib diperlakukan secara manusiawi dan tidak diperlakukan semena-mena. Kedua, persamaan kedudukan di depan hokum. Setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam hukum. Ketiga, ada hal yang membatasi kekuasaan pemerintah, yakni konstitusi atau aturan yang mengikat dalam suatu negara. Keempat, tercipta kebebasan pers untuk memberitakan suatu hal kepada masyarakat. Kelima, warga negara bebas untuk berpendapat dan berkelompok atau berserikat. Keenam, terlaksana pemilihan umum yang jujur, adil, serta bebas.

Ada beberapa jenis demokrasi. Pengertian demokrasi akan berbeda tergantung dari jenis demokrasi yang diterapkan oleh negara. Ada demokrasi pancasila yang fokusnya pada aspirasi dan suara rakyat, serta mengamalkan konsep pancasila. Demokrasi ini adalah demokrasi yang dipakai oleh Indonesia. Lalu, ada demokrasi liberal yang berfokus pada kebebasan manusia dalam kaitannya dengan kepentingan manusia. Selanjutnya adalah demokrasi terpimpin yang bersifat otoriter dan pimpinan tunggal. Demokrasi totaliter mempunyai cirri yang melegalkan cara apapun demi mencapai tujuan. Demokrasi proletar adalah yang membuat rakyat sejahtera dan semuanya dikuasai dan diatur oleh negara.

Baca Juga: Pengertian Manajemen

Demokrasi titular merupakan demokrasi yang berupa campuran modern dan lama (gaya fragmentaris). Beragam jenis pengertian demokrasi yang ada sebenarnya mempunyai satu kesamaan. Semuanya bertujuan untuk kepentingan rakyat. Hanya saja cara dan konsepnya yang berbeda. Setelah Anda mengetahui hal ini, jangan lupa untuk ikut serta dan berperan aktif dalam demokrasi di Indonesia. Karena sebenarnya banyak orang baik di negeri ini. Orang baik yang diam tidak akan mengubah apapun. Namun, orang baik yang bergerak dan aktif dalam demokrasi, dapat berkontribusi untuk kemajuan negara.

tags: