Pengertian Hukum dan Tujuannya

Jumat, September 18th 2015. | Nasional

Pengertian Hukum dan Tujuannya | Pengertian hukum adalah merupakan sistem yang terpenting dalam sebuah pelaksanaan pada rangkaian kekuasaan kelembagaan. Pengertian dari hukum ini juga telah dikemukakan oleh para ahli. Namun sejauh ini belum ada pengertian dari hukum yang dikemukakan para ahli tersebut yang dapat memberikan kesepahaman oleh para ahli yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa pemikiran dan pengertian hukum dari ahli yang satu dengan ahli yang lain sangat beragam. Namun demikian, keanekaragaman dalam memahami hukum ini bukan lantas menjadi kendala untuk membuat hukum atau menjalaninya.

Pengertian hukum secara garis besar yaitu sebagai pembatas tingkah laku manusia agar tetap terkontrol pada jalurnya. Dan pengertian ini telah diketahui oleh khalayak umum karena sejak berada di bangku SD kita telah mendapatkan pelajaran ini. Bahkan begitu lahir, hukum telah diajarkan oleh ibu kita dengan cara memberikan larangan terhadap hal-hal yang tidak benar. Hal ini dilakukan orang tua agar anaknya memiliki akhlak dan budi pekerti yang bagus. Meskipun terkadang ketika sudah besar kita merasa aturan yang mereka berikan terlalu mengekang.

Dan ketika melanggarnya, maka kita akan dikenakan hukuman yang sesuai dengan kesalahan kita. Hal ini adalah cara mereka untuk membuat anaknya jera terhadap kesalahan yang diperbuatnya. Demikian juga gambaran umum sebuah negara. Setiap negara memiliki aturan hukum yang berlaku dan harus ditaati oleh warganya dan bahkan oleh aparat negara. Dan dengan hukum ini mereka akan dibawa kepada sebuah kebenaran dan kemakmuran yang akan dirasakan bersama. Dengan pengertian hukum yang telah ditanamkan dari keluarga, maka warga telah terbiasa hidup dengan kekangan hukum. Di mana hal ini tidak lain dibuat untuk membuat sebuah negara yang makmur, sentosa dan hidup dalam dinamis. Adapun tujuan hukum yang bisa kita pahami adalah sebagai berikut:

1.       Ketertiban

Adanya hukum diberlakukan dalam suatu negara tidak lain adalah untuk terbentuknya negara yang tertib. Karena tanpa adanya hukum semua yang kita jalani tidak akan berjalan dengan tertib. Tentu saja karena setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda, keinginan yang beda dan tujuan yang beda. Namun dengan adanya hukum keinginan setiap orang yang tidak sama ini bisa dibatasi dengan tidak merugikan satu sama lainnya. Sebagai contoh adalah lalu lintas. Dari sekian banyak orang, mereka datang dari berbagai penjuru dan memiliki tujuan yang berbeda. Namun dengan pengertian hukum undang-undang lalu lintas maka semua bisa berjalan lancar dan tertib.

2.       Ketenteraman

Sebuah hukum dibuat untuk ketenteraman masyarakatnya, bukan justru meresahkannya. Dengan tujuan ini maka sudah bisa dipastikan bahwa hukum yang dibuat tidak bersifat memihak atau merugikan lain pihak.

3.       Kedamaian

Hukum juga memiliki tujuan untuk terciptanya sebuah kedamaian dalam hidup. Sehingga sebuah negara yang sedang kacau pasti terjadi kesalahan pada hukum yang digunakannya, atau hukum tidak bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Hal ini juga bisa diakibatkan oleh ketidakpahaman rakyat tentang pengertian hukum yang berlaku.

4.       Kesejahteraan dan kebahagiaan

Apabila hukum telah dibuat dan disepakati bersama dengan baik berikut konsekuensinya, maka warga akan merasa sejahtera dan dapat hidup bahagia. Mereka tidak akan menjalani hidupnya kecuali dengan hati yang tenang dan gembira, karena ia memiliki hak yang dihormati dan memiliki aturan dalam segala bidang yang tak bisa dilanggar. Yang sehingga ketika sebuah hukum dilanggar seseorang akan membuat merasa rugi, namun dengan adanya hukum mereka merasa teradili.

Baca Juga: Pengertian Demokrasi

Pengertian hukum adalah aturan yang berlaku dalam masyarakat untuk membatasi gerak manusia untuk mengontrol segala pergerakannya dengan tujuan untuk menyejahterakan. Demikian pengertian hukum dan tujuannya, semoga bermanfaat.

tags: