Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

Selasa, September 29th 2015. | Nasional

Pengertian Pajak Menurut Para Ahli | Kita tentu sering mendengar istilah pajak, bukan? Tetapi belum tentu mengetahui apa pengertian pajak yang sebenarnya. Padahal kita sering kali membaca berita, mendengar berita tentang pendapatan pajak, penyelewengan pajak dan sebagainya. Sebagai warna negara yang baik maka kita juga harus taat membayar pajak, lantas apa yang dimaksud pajak tersebut? Mari pada kesempatan kali ini kita belajar bersama tentang definisi pajak yang sumbernya dari para ahli yang kompeten dengan perpajakan. Sehingga setelah belajar bersama dari para ahli maka kita semakin peduli dan menjadi masyarakat yang taat terhadap pajak, karena pajak itu banyak manfaatnya yang secara tidak langsung bisa dirasakan langsung oleh kita.

Pengertian pajak oleh para ahli bisa diambil kesimpulan bahwa pajak adalah iuran yang dikenakan oleh rakyat yang dibayarkan kepada pemerintah melalui penyelenggara pajak. Banyak para ahli pajak yang memberikan definisi tentang pajak, Anda bisa menyimak pengertian dari pajak oleh para ahli berikut ini:

1.        Pengertian pajak menurut Prof. Dr. Rochmat Sumitro SH.

Menurut prof. Dr. Roacmat Soemitro, pajak adalah uang iuran yang dibayarkan oleh masyarakat yang jumlahnya telah diatur oleh undang-undang. Adapun undang-undang yang mengatur tentang pajak adalah UU Nomor 28 tahun 2007, tepatnya pada pasal 1 poin 1 yang berbunyi:

“Pajak adalah kontribusi wajib bagi negara yang terutang oleh perorangan maupun badan hukum yang sifatnya memaksa berdasarkan undang-undang, serta tidak mendapat imbalan secara langsung dan digunakan untuk kepentingan serta kemakmuran rakyat”.

2.       Definisi pajak dari Prof, Dr. J.A Andriani

Pengertian Pajak yaitu iuran wajib kepada negara yang dikeluarkan oleh rakyat secara paksa karena telah diatur oleh undang-undang sehingga dibenarkan oleh hukum, serta yang melanggar dengan tidak membayar pajak justru bisa dikenai sangsi hukum. Semua iuran yang telah dibayarkan tidak dikembalikan lagi tetapi digunakan untuk membiayai keperluan negara serta kemakmuran rakyat yang bisa dinikmati dalam bentuk fasilitas untuk rakyat.

Dari pengertian pajak kedua ahli diatas tentu kita bisa menggaris bawahi bahwa pajak adalah iuran yang wajib untuk dibayarkan kepada negara, semua ketentuan pajak telah diatur jelas dalam undang-undang no 28 tahun 2007 tentang pajak. Dengan demikian kita secara otomatis adalah warga yang mempunyai wajib pajak. Dari kedua pembahasan definisi pajak oleh para ahli, untuk lebih jelasnya kita bisa mengetahui unsur-unsur yang ada dalam pajak tersebut, meliputi:

1.       Pembayaran tentang pajak harus diatur dengan undang-undang mengenai teknis pelaksanaannya, batas usia berapa seseorang sudah dikenai wajib pajak dan batas waktu pembayaran pajak telah di atur dengan rinci dalam undang-undang pajak.

2.       Dalam pengertian pajak di atas berarti tidak ada manfaat timbal balik ke pribadi masing-masing wajib pajak, melainkan manfaatnya untuk kebersamaan rakyat.

3.       Cara pembayaran dan pihak penyelenggara pajak diatur dan dilaksanakan oleh pemerintah, bukan melalui pihak kedua misalnya diberikan wewenangnya kepada swasta. Tidak ada istilah mengambil keuntungan baik secara pribadi oleh penyelenggara pajak. Hal itu disebut penyelewengan pajak yang akan dikenai sangsi hukuman berat.

Baca Juga: Pengertian Akuntansi

Demikianlah beberapa pengertian yang bisa kita pelajari dari pendapat para ahli pajak, serta telah mendapatkan pengetahuan tentang unsur-unsur apa saja yang berkaitan dengan pajak. Semoga ulasan yang singkat tentang pengertian pajak ini bisa menambah kepedulian kita sebagai warna negara yang baik untuk taat membayar pajak. Dengan menjadi warga yang taat pajak berarti kita telah peduli terhadap negara dan pembangunan negara yang akan dinikmati manfaatnya oleh semua rakyat di negara kita tanpa memandang usia dan jabatan.

tags: , ,