Pengertian Sistem dan Elemen Dalam Sistem

Sabtu, September 19th 2015. | Nasional

Pengertian Sistem dan Elemen Dalam Sistem | Pengertian sistem bisa diartikan dengan berbagai pengertian. Namun secara garis besar sistem bisa diartikan sebagai suatu kesatuan di mana kesatuan tersebut terdiri dari elemen yang dihubungkan bersama yang berguna untuk memudahkan aliran informasi, materi dan juga energi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem sendiri sebenarnya bukan berasal dari bahasa Indonesia, melainkan berasal dari bahasa latin yaitu systema. Selain bahasa latin, sistem juga berasal dari bahasa Yunani yaitu sustema. Dalam keseharian kita sering menggunakan atau mendengar kata sistem yang digabungkan dengan kata lain di belakangnya. Sebagai contoh sistem informasi teknologi, sistem ekonomi dan lainnya.

Sehingga secara umum pengertian sistem juga bisa disimpulkan sebagai sekumpulan benda yang memiliki hubungan satu sama lainnya. Adapun setiap sistem yang ada selalu memiliki empat elemen yaitu objek yang bisa berupa benda fisik abstrak, atau justru keduanya. Atribut adalah merupakan penentu kualitas atau sifat kepemilikan sistem objek. Hubungan internal ini terjadi diantara objek yang ada di dalamnya. Dan yang keempat adalah lingkungan yaitu tempat sistem tersebut berada. Ada sebuah sistem yang dibentuk oleh beberapa elemen antara lain yaitu:

1.       Tujuan

Tidak akan mungkin ada sebuah sistem yang tidak memiliki tujuan atau goal. Tujuan ini tidak selalu harus satu, bahkan bisa jadi terdapat banyak tujuan. Tanpa adanya tujuan ini, maka sebuah sistem tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Karena sistem menjadi tak terkendali dan tak terarah sehingga tidak sesuai dengan pengertian sistem yang ada.

2.       Masukan (input)

Hal ini mencakup segala sesuatu yang masuk dalam sistem dan kemudian menjadi sebuah bahan yang akan di proses. Masukan ini bisa jadi berwujud atau kelihatan secara fisik atau bisa jadi tidak tampak. Informasi merupakan sebuah contoh dari masukan yang tidak berwujud, sedangkan masukan secara fisik bisa kita lihat pada bahan mentah.

3.       Proses

Proses merupakan sebuah bagian di mana terjadi perubahan atau transformasi yang berasal dari masukan yang akan menjadi keluaran yang akan lebih berguna dan lebih bernilai atau justru tidak berguna. Adapun contoh yang bisa kita ambil adalah sebuah informasi dan produk. Sedangkan yang dihasilkan dari proses yang tidak berguna adalah adanya limbah atau pembuangan. Dengan adanya proses ini membuat pengertian sistem menjadi lebih kompleks dari apa yang kita bayangkan.

4.       Keluaran (output)

Ini adalah hasil dari terjadinya sebuah proses.

5.       Batas (boundary)

Batas ini merupakan pembatas atau pemisah antara sistem dan lingkungan. Batas sistem ini menentukan konfigurasi, dan kemampuan sistem atau ruang lingkup. Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah majunya sebuah toko yang dipengaruhi oleh pembeli atau pelanggannya, semakin banyak pelanggan akan semakin maju toko tersebut.

6.       Mekanisme pengendali dan umpan balik

Pengertian sistem juga tidak terlepas dari kedua hal ini, dimana mekanisme kontrol akan diwujudkan dengan adanya umpan balik yang kemudian mencuplik keluaran. Umpan balik sendiri berguna untuk mengendalikan masukan dan proses. Dengan ini maka sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan.

7.       Lingkungan

Apapun yang berada di luar sistem disebut dengan lingkungan, dan adanya lingkungan ini dapat memberikan pengaruh terhadap jalannya operasi sistem. Sehingga dengan adanya lingkungan ini akan dapat menguntungkan atau justru merugikan sistem.

Baca Juga: Pengertian Hukum

Pengertian sistem bisa disimpulkan sebagai sekumpulan benda yang memiliki hubungan satu sama lain yang berguna untuk memudahkan aliran informasi, materi dan energi. Pengertian sistem ini saling berkaitan antara satu dengan yang lain, namun demikian sangat berguna dalam kehidupan kita.

tags: