Sejarah Koperasi Dunia dan Pengertian Koperasi

Selasa, September 22nd 2015. | Nasional

Sejarah Koperasi Dunia dan Pengertian Koperasi | Kata koperasi tentu sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia. Pengertian koperasi secara umum merupakan badan usaha yang bergerak dalam bidang tertentu dan bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Banyak orang yang beranggapan bahwa koperasi sama dengan bank padahal itu sangat berbeda jauh. Bank dan koperasi memang sama-sama lembaga yang bergerak dalam hal keuangan tapi prinsip dan pelaksanaannya sangat berbeda jauh. Koperasi sendiri berasal dari bahasa asing yaitu ‘Cooperation’ yang bermakna kerja sama. Prinsip utama dari koperasi adalah melakukan kerja sama untuk meningkatkan taraf hidup atau menyejahterakan anggotanya. Pengertian koperasi adalah suatu lembaga ekonomi yang bergerak dengan prinsip kekeluargaan atau gotong-royong untuk menyejahterakan seluruh anggotanya.

Pengertian koperasi dan Sejarah Koperasi dunia

Pengertian koperasi secara umum adalah badan usaha yang bergerak untuk menyejahterakan anggotanya yang berlandaskan asas kerja sama antar anggota atau gotong-royong. Kegiatan koperasi di Indonesia ini juga sudah dilindungi oleh hukum yaitu UU No. 25 tahun 1992. Dalam UU ini juga didefinisikan mengenai arti dari koperasi tersebut. Koperasi menurut UU No 25 tahun 1992 merupakan badan usaha yang anggotanya badan hukum atau perseorangan dan kegiatannya berlandaskan pada prinsip koperasi serta menjadi gerakan ekonomi kerakyatan berdasarkan asas kekeluargaan. Di dalam UU ini juga dijelaskan bahwa koperasi didirikan untuk memberikan kesejahteraan para anggotanya.

Asas kekeluargaan ini sangat erat hubungannya dengan gotong-royong yang sudah mendarah daging di Indonesia. Sebenarnya pengertian koperasi yang seperti ini juga sama dengan arti koperasi yang ada di dunia. Tidak hanya Indonesia saja yang mempunyai lembaga berupa koperasi, di beberapa negara di Eropa juga mempunyai lembaga yang sejenis dengan koperasi. Lembaga ini sudah ada sejak abad ke-18. Nama dari lembaga ini mungkin berbeda-beda tapi mempunyai asas yang sama yaitu kekeluargaan dan gotong-royong antar anggotanya. Indonesia sendiri sudah mengenal koperasi sejak zaman penjajah Belanda terdahulu.

Awal terbentuknya koperasi di dunia adalah pada abad ke-18 di Inggris. Seiring berkembangnya revolusi industri pada saat itu, di Eropa para kaum buruh merasa tertindas dengan adanya kapitalis-kapitalis di negaranya. Akhirnya tercetus untuk membuat sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang keuangan dan bisa membantu menyejahterakan para buruh ini. Pengertian koperasi sendiri tidak bisa terlepas dari pengaruh sosialis pada saat itu, hal ini dikarenakan motif tujuan lembaga koperasi ini sama dengan sosialis. Selain itu, di dalam koperasi juga mempunyai struktur yang berbeda dengan lembaga ekonomi para kapitalis.

Di dunia perkembangan koperasi sering kali terhambat termasuk di Indonesia. Walaupun rintisan lembaga koperasi sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda tapi sering kali dijegal dengan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah Hindia Belanda. Namun sejak kemerdekaan RI koperasi mulai menggeliat lagi dan menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan dan kerja sama antar anggota. Sebagai pencetus awal pengertian koperasi dan berdirinya koperasi di Indonesia adalah Moh. Hatta yang merupakan Bapak Proklamator Indonesia. Sejak kemerdekaan tepatnya tahun 1947 lahirlah SOKRA atau Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia dari sebuah Kongres Koperasi yang dilakukan di Tasikmalaya.

Baca Juga: Pengertian Internet

Sekarang ini perkembangan koperasi semakin pesat, ada 3 jenis koperasi yang berkembang yaitu koperasi produksi, koperasi konsumsi, dan koperasi jasa. Yang berkembang pesat di Indonesia ada 2 yaitu koperasi konsumsi dan koperasi jasa. Keduanya banyak tumbuh di daerah pedesaan terutama koperasi jasa. Banyak koperasi jasa berupa koperasi simpan pinjam yang memberikan jasa peminjaman pada para anggotanya. Pengertian koperasi yang berupa lembaga ekonomi berasaskan kekeluargaan sangat terlihat dengan adanya pembagian laba akhir tahun dari usaha yang dikembangkan oleh koperasi tersebut. Jika koperasi di bangkitkan lagi mungkin saja bisa menopang dan membangkitkan ekonomi Indonesia yang berasaskan kerakyatan.

tags: , ,